Menulis Kembali :)
11:56 AMPenuhnya agenda dan tanggung jawab adulthood, sampai terabaikan kalau menulis itu jadi salah satu hal yang bikin happy.
Dari SD suka nulis diary, SMP sampai sekarang selalu punya catatan kecil kalau-kalau ada quotes yang bagus yang disampaikan guru, dosen, atau sekelibet ide.
Tapi sekarang lebih banyak untuk tulis to-do list kerjaan sih.
Dan kenapa nulis lagi di saat yang lain malah serba audio-visual?
Ini prefensi sih, kalau aku cari informasi atau mau belajar lagi, biasanya aku prefer baca artikel daripada harus dengerin YouTube. Sama halnya kalau harus 'produksi', aku lebih nyaman nulis daripada nulis + edit video. Selain pastinya lebih panjang prosesnya, tapi menulis (apalagi di blog) terasa lebih tentram tanpa ada tambahan tendensi niat terselubung untuk "dilihat".
Nostalgic banget buka blog ini lagi, mulai dari jaman aku di pondok sampai kerja kerja di awal tahun dan sekarang sudah berkeluarga dengan 2 krucil cantik sholihah, insyaAllah.
Semoga tulisan di blog ini, mungkin nanti akan jadi penghibur dan nostalgia untuk anak dan cucu di kemudian hari :)
Seperti namanya, “MY STAGE”. Dulu aku yang masih muda dan polos terngiang-ngiang dengan insight Sujiwo Tedjo, dimana beliau bilang bahwa semua manusia adalah lakon di panggung kehidupan. Peran-peran yang kita lakoni akan berubah, acting pun juga akan berubah.
Awal menulis blog ini aku santri, lalu jadi mahasiswa, dan saat ini menjadi seorang ibu dan istri.
Tapi… Apa lakon sebagai manusia di panggung kehidupan itu bijak untuk kita maknai?
Di saat aku tau kalau manusia adalah khilafah di muka bumi?

0 komentar